Bitung, BrilyantNews.com — Kamis 2 April 2026, Pemerintah Kecamatan Maesa bergerak cepat merespons gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah pesisir, khususnya kawasan Candi. Melalui pemantauan langsung di lapangan, pemerintah memastikan kondisi masyarakat tetap aman sekaligus memberikan imbauan agar tidak panik.
Camat Maesa, Fatmawaty Suleiman, S.STP, didampingi Lurah Bitung Tengah Titi Ahmad, S.Sos, serta Lurah Kakenturan Satu Juri Simbuka, SE, turun langsung ke Kelurahan Bitung Barat Satu, tepatnya di Lingkungan 3 kawasan Candi Pantai, pada Kamis pagi.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Maesa menegaskan pentingnya menjaga ketenangan di tengah situasi pasca gempa. Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya dan tetap mengikuti arahan resmi.
“Kami mengimbau masyarakat pesisir, khususnya di wilayah Candi, agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengutamakan keselamatan. Pemerintah akan terus memantau kondisi serta memberikan informasi yang akurat,” ujar Fatmawaty.
Kegiatan ini turut melibatkan tokoh masyarakat Candi, Wahyudin Rauf yang akrab disapa Pala Yudin. Ia menyampaikan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengajak seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak panik. Mari kita saling menjaga dan mengikuti arahan pemerintah agar situasi tetap aman,” ungkap Wahyudin Rauf.
Selain memberikan imbauan, rombongan juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan dan berdialog dengan warga guna memastikan tidak ada dampak serius yang membahayakan.
Pemerintah Kecamatan Maesa menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat koordinasi dengan aparat kelurahan serta tokoh masyarakat, guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Melalui langkah ini, diharapkan masyarakat pesisir, khususnya di kawasan Candi, tetap waspada tanpa diliputi kepanikan, serta bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
(Umang)







