BrilyantNews.com-Muratara/Sumsel
Beredarnya pemberitaan di media sosial yang menuding adanya dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 2 Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan, akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari pihak sekolah.
Pemberitaan tersebut mencuat setelah sebuah akun Facebook bernama“Cakra Buana” mem-posting tautan berita yang menduga kepala sekolah SDN 2 Sungai Baung melakukan pengelolaan Dana BOS secara tidak transparan dan diduga terjadi penyelewengan.
Menanggapi hal itu,Kepala SDN 2 Sungai Baung (Candra Pribadi,S.Pd.I.,Gr),”menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak berdasar karena pihak yang memuat dugaan tersebut tidak pernah melakukan kunjungan maupun konfirmasi langsung ke pihak sekolah.
“Kami pihak sekolah belum pernah menerima kunjungan ataupun diskusi dengan pihak yang memuat berita tersebut.Sehingga data yang diperoleh tidak tepat, tidak berdasar, dan hanya berupa dugaan yang mengarah pada fitnah,” tegas kepala sekolah saat dikonfirmasi awak media.
Terkait tudingan pengelolaan Dana BOS yang tidak transparan, pihak sekolah membantah keras. Menurutnya, sekolah selalu terbuka terhadap masukan masyarakat serta menyampaikan informasi penggunaan anggaran melalui papan informasi yang dipasang di lingkungan sekolah.
“Kami sangat terbuka kepada masyarakat. Informasi penggunaan dana sekolah juga kami sampaikan secara terbuka melalui papan informasi sekolah,” jelasnya.
Lebih lanjut, kepala sekolah menyampaikan bahwa seluruh penggunaan Dana BOS telah dilaporkan kepada Tim BOS Dinas Pendidikan dan telah dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan hasil tidak ada temuan. Oleh karena itu, pihak sekolah menilai tuduhan adanya penyelewengan dana tidak benar.
“Penggunaan Dana BOS sudah kami laporkan dan dinyatakan baik oleh pihak berwenang. Jadi tidak benar ada penyelewengan,” tambahnya.
Meski demikian, pihak sekolah mengapresiasi adanya perhatian dari masyarakat dan media. Klarifikasi ini, kata kepala sekolah, menjadi bahan evaluasi agar ke depan pengelolaan sekolah semakin baik, profesional, dan Akuntabel.
“Terima kasih atas informasinya. Ini menjadi bahan masukan bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi ke depannya,” tutupnya.
Red Kaperwil Sumsel (**).





