SUNGAI PENUH- Mengusung semangat kolaborasi dan pembaruan, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota, Azhar Hamzah, secara resmi memulai langkah strategis dalam memimpin Kota Sungai Penuh. Di bawah nakhoda baru ini, Pemerintah Kota berkomitmen untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pasangan yang dikenal dengan kedekatannya bersama rakyat ini membawa visi besar untuk menjadikan Sungai Penuh sebagai kota yang lebih maju, berdaya saing, dan religius. Fokus utama kepemimpinan mereka bertumpu pada tiga pilar utama: Peningkatan Infrastruktur Strategis, Penguatan Ekonomi Kerakyatan, dan Optimalisasi Pelayanan Publik.
Fokus Utama Kepemimpinan
Dalam pernyataan resminya, Wali Kota Alfin menekankan bahwa perubahan tidak bisa dilakukan secara instan, namun harus dimulai dengan fondasi yang kuat.
”Kami hadir bukan hanya untuk memimpin, tetapi untuk melayani. Fokus kami adalah memastikan setiap kebijakan yang diambil berdampak langsung pada kantong dan dapur masyarakat, serta memperbaiki aksesibilitas kota yang selama ini menjadi aspirasi utama warga,” ujar Alfin.
Beberapa poin krusial yang menjadi agenda 100 hari kerja ke depan meliputi:
Penataan Estetika Kota: Memperbaiki drainase dan pengelolaan sampah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Revitalisasi Pasar: Memberdayakan UMKM lokal melalui penataan pusat ekonomi agar lebih layak dan menarik minat wisatawan.
Peningkatan SDM: Program beasiswa dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda Sungai Penuh agar siap menghadapi tantangan digital.
Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menambahkan bahwa keharmonisan antara kepala daerah adalah kunci stabilitas pembangunan. Beliau berkomitmen untuk mengawal jalannya birokrasi agar lebih lincah dan bebas dari pungutan liar.
”Saya akan fokus pada pengawasan internal dan memastikan pelayanan di tingkat kelurahan hingga kecamatan berjalan maksimal. Kita ingin warga merasa bangga dan dipermudah saat berurusan dengan pemerintah,” tegas Azhar Hamzah.
Pemerintah Kota Sungai Penuh juga membuka pintu seluas-luasnya bagi sinergi dengan Pemerintah Provinsi maupun Pusat guna menjemput bola program-program strategis yang dapat dibawa ke Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bedil.
Kota Sungai Penuh adalah kota di Provinsi Jambi yang memiliki kekayaan budaya dan potensi pariwisata yang tinggi. Di bawah kepemimpinan Alfin dan Azhar Hamzah, kota ini bertekad menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Provinsi Jambi.
Rakina







