Kerinci Brilyant news.com – Aksi kekerasan yang terjadi di Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, akhirnya menemui titik terang. Tim Operasional Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil mengamankan seorang pria berinisial TGI (22) yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (dini hari) sekitar pukul 04.15 WIB, setelah aparat kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan intensif terkait peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very, menjelaskan bahwa kejadian bermula pada Minggu, 8 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, korban bernama Andre Gusti Prenda tengah bersantai bersama dua rekannya di pinggir jalan Desa Pelayang Raya.

“Tiba-tiba pelaku bersama beberapa rekannya datang menggunakan sepeda motor dan menantang korban untuk berkelahi,” ungkapnya.

Meski korban memilih untuk menghindari konflik, situasi justru memanas. Pelaku bersama kelompoknya kemudian melakukan pengeroyokan secara brutal. Korban mengalami pemukulan berulang kali di bagian kepala, wajah, dan punggung hingga menderita sejumlah luka.

Berbekal laporan polisi nomor LP/B/10/II/2026/SPKT/Polres Kerinci, petugas berhasil melacak keberadaan pelaku. TGI diketahui berada di sebuah kafe di kawasan Kelurahan Pondok Tinggi. Tanpa membuang waktu, tim opsnal langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan awal, TGI bersikap kooperatif dan mengakui keterlibatannya dalam insiden pengeroyokan tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 262 ayat (1) KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana pengeroyokan di muka umum.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan,” tegas AKP Very.

Saat ini, TGI telah diamankan di Mapolres Kerinci untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih memburu pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam kejadian tersebut.

Penulis : RAKINA