SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan pasar tradisional agar lebih tertib, nyaman, dan menarik bagi masyarakat. Salah satu upaya nyata tersebut terlihat dari wajah baru Pasar Tanjung Bajure yang kini tampil lebih rapi dan bersih.
Melalui penataan yang dilakukan secara bertahap, pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat ini kini semakin tertata dengan pembagian zona yang jelas. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan baik bagi pedagang maupun pembeli.
Dalam penataan terbaru, Pasar Tanjung Bajure dibagi menjadi beberapa lantai dengan fungsi yang berbeda. Lantai 2 difokuskan untuk sembako dan pasar basah, sementara Lantai 3 diperuntukkan bagi kuliner dan sarapan. Pembagian ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam berbelanja sekaligus menciptakan suasana pasar yang lebih tertib dan higienis.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengajak seluruh masyarakat untuk kembali meramaikan pasar tradisional kebanggaan daerah tersebut. Menurutnya, selain mendukung perekonomian lokal, berbelanja di pasar tradisional juga memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Sekarang Pasar Tanjung Bajure sudah lebih rapi dan bersih. Kami mengajak masyarakat untuk kembali berbelanja di sini. Mari kita hidupkan kembali ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Penataan ini juga merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperindah wajah kota serta meningkatkan daya tarik kawasan perdagangan. Dengan lingkungan yang lebih nyaman dan tertata, diharapkan Pasar Tanjung Bajure mampu menjadi pusat ekonomi yang modern tanpa meninggalkan ciri khas pasar tradisional.
Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pembinaan kepada para pedagang agar menjaga kebersihan dan ketertiban, sehingga kondisi pasar tetap terjaga dalam jangka panjang.
Dengan berbagai pembenahan tersebut, Pasar Tanjung Bajure kini tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Penulis : Rakina







